Memasuki bulan Agustus, keponakanku excited-nya nggak karuan. Aku maklum sih. Doi baru masuk TK. Langsung menghadapi 17 agustus-an. Jelas, doi ikutan.
“Aku mau jadi lebah, Te.”
Kalimat itu terus terngiang di kepalaku sejak beberapa hari yang lalu. Ceriwisnya itu lho. Ngangenin banget.
Tahu nggak, apa yang bikin aku makin antusias?
Kostum lebahnya tuh bukan sewa apalagi beli. Para guru inisiatif membuat dengan bahan plastik dan kertas karton. Tentu saja, wali murid ikut membantu.
Meski sederhana, aku yakin proses pembuatannya cukup menguras waktu dan tenaga. Namun, semua rasa lelah itu terbayar saat melihat wajah bocah-bocah TK yang begitu bahagia saat mencoba kostumnya untuk pertama kali.
Sebagai seorang tante, tentu saja aku nggak ingin melewatkan momen spesial tersebut. Sayangnya, ada satu masalah yang hampir menggagalkan rencanaku.
Ketika Deadline Artikel Datang di Waktu yang Kurang Tepat

Malam sebelum acara karnaval, aku masih berkutat di depan laptop. Ada beberapa deadline artikel yang menunggu kuselesaikan.
Sewajarnya bikin artikel untuk blog ya. Urusan nggak hanya cukup sampai kelar mengetik. Masih panjang prosesnya untuk sampai pada tahap posting ke blog. Huft.
Meski harus menahan kantuk, aku melanjutkan proses edit artikel, mencari gambar pendukung, dan memastikan semua informasi yang kutulis sudah sesuai.
Sampai jam menunjukkan tengah malam, aku belum kelar sama artikelku. Harus lanjut lagi sampai kelar. Biar besok aku nggak absen menemani keponakan karnaval 17 agustus an.
Gimana? Kalian ada yang related sama situasi dan kondisi kayak gini?
Mata Mulai Memberikan Sinyal: Mata SEpet, PErih, LElah

Semakin lama menatap layar, mataku semakin rewel. Rasanya sudah mulai nggak nyaman.
Mata terasa sepet, kayak ada yang mengganjal. Kelopak mata juga rasanya makin berat.
Habis itu, mata mulai kemerahan. Kayak panas dan perih gitu deh. Pingin mengucek mata terus jadinya.
Mana mata juga kayak lelah banget. Aku jadi makin sulit berkonsentrasi sama artikel.
Beneran deh. Istilah Mata SEpet, PErih, LElah tuh nyata. SePeLe yang nggak sepele gitulah.
Selama ini, aku sering menganggap keluhan seperti itu sebagai hal biasa. Padahal, itu bisa jadi salah satu Gejala Mata Kering.
Aku baru menyadari bahwa bekerja terlalu lama di depan laptop bisa bikin mata jadi lebih cepat lelah. Yang lebih menyebalkan, kondisi ini hampir bikin aku melewatkan momen yang sudah lama kutunggu.
Jangan Sampai Kehilangan Momen Berharga Bersama Keluarga
Aku mulai membayangkan berbagai kemungkinan. Gimana kalau besok harinya mataku masih terasa nggak nyaman?
Gimana kalau aku sampai nggak bisa menikmati acara karnaval?
Terus, apa jadinya kalau aku justru lebih sibuk menahan rasa nggak nyaman daripada menyaksikan keponakanku berjalan santai bareng teman-temannya?
Aku benar-benar nggak mau kehilangan momen tersebut. Ini ‘kan karnaval pertamanya setelah resmi jadi anak TK. Momen kayak gini jelas nggak akan terulang dua kali.
Untungnya…
Insto Dry Eyes Membantu Meredakan Gejala Mata Kering

Aku inget banget. Pernah mengalami gejala mata kering di acara resepsi pernikahan sepupuku. Waktu itu, sahabatku menyarankan pakai Insto Dry Eyes. Aku masih menyimpannya di kotak obat.
Nggak pakai lama, aku pun segera tetesin Insto Dry Eyes.
Insto Dry Eyes ini mengandung Hydroxypropyl methylcellulose yang memberikan efek pelumas seperti air mata sehingga bisa membantu mengatasi gejala kekeringan pada mata.
Setelah menggunakannya, rasa nggak nyaman pada mataku mulai berkurang.
Aku pun segera menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa, lalu memilih untuk beristirahat agar tubuh dan mataku bisa lebih rileks.
Bagiku, ini jadi semacam pengingat bahwa Mata SePeLe Jangan Disepelein. Keluhan kecil yang kuabaikan bisa saja mengganggu aktivitas penting yang sudah kurencanakan sejak lama.
Tips Bekerja di Depan Laptop dalam Waktu Lama tanpa Khawatir Gejala Mata Kering

Pengalaman malam itu bikin aku mulai menerapkan beberapa kebiasaan sederhana saat bekerja di depan laptop.
Aku nggak mau dong, kejadian yang sama terulang kembali.
Terapkan Aturan 20-20-20 dan Lakukan Green Time
Setiap 20 menit, aku berusaha mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki selama 20 detik.
Sesekali, aku juga meluangkan waktu untuk melihat pepohonan atau tanaman di sekitar rumah agar mataku terasa lebih rileks.
Jangan Lupa Berkedip secara Normal
Kalau lagi fokus menulis, aku mah cenderung lebih jarang berkedip. Padahal, berkedip membantu untuk menjaga kelembaban mata secara alami.
Makanya, aku harus punya kesadaran diri untuk berkedip secara normal kalau lagi fokus bekerja di depan laptop.
Atur Posisi dan Jarak Pandang dengan Layar
Aku mulai membiasakan diri menjaga jarak sekitar 30-40 cm antara mata dan layar laptop saat fokus bekerja.
Cara sederhana ini cukup membantu untuk mengurangi ketegangan pada mata.
Sesuaikan Tingkat Kecerahan Layar
Layar yang terlalu terang atau terlalu redup sama-sama bisa bikin mata cepat lelah.
Oleh karena itu, aku selalu berusaha menyesuaikan tingkat kecerahan layar sesuai kondisi ruangan.
Siapkan Tetes Mata Steril saat Diperlukan
Bagi seseorang yang pekerjaannya banyak berhubungan dengan layar, menyediakan tetes mata steril menjadi salah satu langkah yang cukup penting.
Aku sendiri memilih menyiapkan Insto Dry Eyes untuk membantu meredakan Gejala Mata Kering yang muncul saat harus bekerja dalam waktu lama.
Karnaval yang Penuh Warna dan Tawa

Keesokan paginya, aku merasa jauh lebih nyaman. Sesampainya di lokasi, suasana karnaval benar-benar meriah.
Anak-anak berjalan dengan penuh percaya diri mengenakan berbagai macam kostum.
Namun, tentu saja, perhatianku hanya tertuju pada satu sosok kecil yang mengenakan kostum lebah hasil karya sendiri.
Dia berjalan barengan teman-temannya, sambil sesekali melambaikan tangan padaku. Aku sibuk mengabadikan setiap momen melalui foto dan video.
Rasanya menyenangkan bisa hadir dan menyaksikan secara langsung momen yang mungkin akan selalu diingatnya ketika dewasa nanti.
Jangan Biarkan Gejala Mata Kering Merampas Momen Berharga
Pekerjaan memang penting, tapi menjaga kesehatan mata juga nggak kalah penting.
Jangan sampai Gejala Mata Kering bikin kita kehilangan momen berharga bersama orang-orang yang kita sayangi. Intinya, Mata SePeLe Jangan Disepelein.
Aku bersyukur masih bisa menyaksikan karnaval pertama keponakanku tanpa gangguan.
Dan setiap kali melihat kembali foto-foto kostum lebah dari plastik dan kertas karton itu, aku selalu teringat bahwa momen sederhana bersama keluarga sering kali menjadi kenangan yang paling berharga.
#InstoDryEyes
#BebasMataKering
#MataSePeLeJanganSepelein

Aahhh, ponakan yg super duper cute and lovely!
Sweeeru sih masa TK itu, cepet bangettt loh ntar sekejap mata dah gede aja tu bocah.
Btw, setiap orang kudu nyetok INSTO ya
terutama varian dry eyes, karena emang sepenting itu!
Lucuuu dan kreatif kostum keponakannya mbaaa 😍😍😍👍.
Mata tuh paling sering disepelekan. , tp giliran bermasalah, baru berasa nyesel ga ada merawat mata selama ini.
Kerja di depan layar berjam2, jarang ngedip, ga heran mata jadi letih, gatel, merah, iritasi. Ga nyaman banget memang.
Aku ngerasain Krn aku suka main games. Dan kalau udah main, pasti berjam2, trus jarang ngediiiip. Krn ngerasa ngedip sedikit, bisa aja game over 😅😅.
Makanya mataku sering kering, gatel, ga nyamanlah pokoknya.
Tp di antara banyak tetes mata, aku juga paling suka insto mba. Adem, dan efek nyaman nya cepeeeet. Mata yg tadinya gatel, bisa jadi enakan. Sejak itu memang selalu nyetok insto di rumah
Anak saya kebetulan tahun ini nggak ada jadwal karnaval-karnavalan. Tapi perkara urusan lomba dan lainnya, luar biasaaaa bikin saya jadi sibuk juga, hahaha. Minimal nyiapin outfit, terus ngajarin anaknya buat ngikut lomba dalam rangka memeriahkan suasana 17an.
Tapi emang kudu hati-hati ya mbak. Jangan sampe bikin kita jadi lupa perkara kesehatan mata. Mata kering karena keasyikan persiapan 17an.
Untung ada insto!
Lucunya kostum lebahnya ternyata DIY yaaa gak beli ataupun sewa,. bahan yang digunakan juga bahan yang ada di sekitar kita…salut sie buat bu guru yang punya ide sekreatif itu hehe…
Dan bener banget masalah mata memang gak bisa disepelein, aku sendiri juga selalu sedia insto dirumah sekarang mbaa..,biar klo sewaktu2 dibutuhkan gak perlu ribet buat nyari2 buat beli 🙂
Ngena nih sama daku tatkala kerja di depan layar gawai, soalnya bisa lupa sama yang namanya ngedipin mata. Padahal itu jadi salah satu cara biar mata lebih enakan dan bebas mata kering ya, dan sediain juga deket kitanya si Insto yah bisa diandalkan
Emang ya, ketika deadline artikel ternyata bisa bikin mata protes di saat yang kurang tepat. Aku juga merasa kalau sudah keasyikan di depan laptop, sering lupa berkedip dan tahu-tahu mata mulai terasa sepet atau berat. Untungnya, di cerita ini akhirnya tetap bisa menemani keponakan karnaval dan menikmati momen kostum lebahnya. Kreatif juga ya, kostumnya dibuat dari plastik dan karton, jadi terasa lebih punya cerita daripada sekadar membeli. Memang benar, momen anak-anak seperti ini rasanya sayang kalau dilewatkan. Mereka mungkin lupa detailnya nanti, tetapi foto dan kenangannya pasti tetap berharga.
Kostum lebah yang sangat cakep dan bagus ini terbuat dari bahan-bahan bekas. Salah satu upaya kurangi sampah ya.
Kebayang sih, mestinya dampingi ponakan, ekh ada deadline artikel, nah makin berasa drama karena kena gejala mata kering pula. Duhhh super nggak nyaman sekali ini sih.
Syukurlah, bernafas lega karena ternyata ada Insto Dry Eyes si mungil super powerfull yaaa, bisa atasi gejala mata kering 🤩💯 best.
Drama mata sepet pas mau nemenin keponakan ikut karnaval 17-an itu bener-bener ujian banget, ya kak!
Momen seru yang udah dinanti-nanti malah jadi hampir berantakan gara-gara gangguan kesehatan di mata.
Beruntung banget ada jalan keluar praktis biar aktivitas penting tetap bisa diselamatkan tanpa halangan berarti.
Ini bener-bener jadi pengingat buat kita semua supaya selalu sedia perlindungan mata yang pas saat harus beraktivitas di luar ruangan. Khususnya Insto Dry Eyes.
Beneran yah, terkadang kalau udah fokus ngetik, kita suka lupa berkedip sampai mata rasanya sepet dan perih banget. Kebetulan aku juga selalu sedia Insto Dry Eyes di meja kerja buat jaga-jaga kalau mata udah mulai ngambek pas lagi banyak tugas.
Untung banget masalah matanya cepat teratasi, ya. Jadi lega bisa ngeliat ponakan tampil imut pakai kostum lebah buatan sendiri tanpa terganggu mata kering. Gemas banget pasti momennya! Makasih tips 20-20-20-nya, pas banget buat pengingat kita yang hobi marathon di depan laptop.
Kiyuutt sekalii..
Aku jadi inget pas anak-anak masih kunyillzz.. memang ini menjadi momen berharga banget, gakkan terulang lagii.. mumpung masih seneng diajakin hahahihi menggunakan kostum kiyuutt beginii.. gemeecc bangeet~~
InstoDryEyes selalu tersedia, agar mata sehat dan gak terlewatkan momen se-penting ini di kehidupan si kecil ((keponakan)).
Alhamdulillah rencananya berhasil ya dan mata kering berhasil diatasi juga dengan insto dry eye memang mata kering itu adalah sesuatu hal yang kalian rasakan Padahal kalau udah kejadian repot sekali dan harus bisa ditanggulangi dengan cepat
Ya Allah Nak salih cakep sekali, kok saya malah jadi ingat Hatchi si lebah madu yang hidup sebatang kara eh, jadi melow kan 🥹. Tapi keren gurunya kreatif, wali murid juga solid. Jadi kostumnya tidak perlu sewa apalagi beli.
Aduh gemes ponakannya cute banget..
Jadi ikut deg-degan btw.. Ternyata hal kecil seperti mata sepet bisa jadi tantangan juga saat harus menemani keponakan karnaval. Tapi emang seperti ini yang biasanya jadi kenangan manis sih ya.. apalagi kalau anak sudah semangat ikut acara 17 Agustus. Semoga keponakannya happy yaa
Lucu banget kostum lebahnya. Anak-anak pasti nggak mau kelewatan momen seperti ini. Termasuk orang tua dan keluarganya juga. Untung saja walaupun mata sempat nggak nyaman gara-gara kejar setoran, akhirnya bisa diselamatkan berkat insto dry eyes.
wah untung selalu sedia insto dry eyes ya jadinya bisa tetap menemani ponakan karnaval. Memang urusan mata sepet dan lelah ini nggak bisa dianggap sepele karena bisa berakibat buruk ke mata kita.
ALhamdulillah akhirnya ada INSTO yang menyelamatkan ya mbaak,,,,INSTO memang bermanfaat ekali. Saya juga suka membawa INSTO kemana mana karena yaitu deh suka sepet lelah dan kering akibat lama menatap layar laptop dan HP. harus dipraktekkin nih sarannya mbak agar mata gak cepat sepet lelah dan kering.
Paling suka Agustusan ada karnaval pakai baju unyu2, apalagi yang mengikuti bocil2 hehe.
Eh ternyata kostumnya bikin sendiri yaa. Keren nih kreativitasnya. Guru dan ortu juga saling support yak.
Weleh jadi tantenya udah janji nemenin ya tapi malamnya masih begadang nyelesein DL hehe 😀
Untung walau sempet mengalami mata SePeLe udah lekas diselesaikan dengan menetesi mata pakai Insto Dry Eyes ya mbak.
Jadi tetep bisa nemenin keponakan karnaval 17-an tanpa kendala 😀
Untung ada Insto Dry Eyes ya mbak
Jadi bisa menemani keponakan karnval
Pasti hepi dia ditemenin auntynya..
Mata kering tak lagi jadi penghalang
Untung ada Insto yah Mbak jadi ponakannya bisa gembira mengikuti karnaval ditemani tantenya.
Kostum lebahnya lucu yah. Salut sama guru-gurunya yang sudah mau repot-repot bikin alih-alih beli. Keren dan kreatif.
Mbak, siang terik jalan kaki alias ikut karnaval tuh sesuatu
Pengalamanku tahun lalu juga begitu, mata perih banget
Mana lagi saya harus on kamera ke kontingen karnaval RWku
Alhamdulillah aman
Memang ya kalau soal mata ga bisa disepelein